Selasa, 23 Desember 2025Surabaya, 28°C
Menu
Selamat Datang!
Masuk / Daftar
Ikuti Kami
PORTALJTV.COM @2022 | All Right Reseverd
Pencarian

Bencama Tanah Bergerak di Pamekasan Rusak Puluhan Rumah

Oleh : JTV Madura
Sabtu, 17 Januari 2026 14:56
Bencama Tanah Bergerak di Pamekasan Rusak Puluhan Rumah
Warga menunjukkan rumah yang rusak akibat bencana tanah bergerak di Kabupaten Pamekasan. (Foto: Abdurrahman Fauzi).

PAMEKASAN - Bencana tanah bergerak melanda Desa Sana Daya, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, telah merusak puluhan rumah.

Peristiwa tanah bergerak ini telah dirasakan warga sejak sepekan terakhir. Namun, dampaknya semakin meluas dan mulai merusak rumah-rumah warga pada Sabtu dini hari, 17 Januari 2025.

Salah satu warga terdampak, Asmu’i, mengaku khawatir kondisi tanah yang terus bergerak dapat membahayakan keselamatan keluarganya, sehingga memilih meninggalkan rumah untuk sementara waktu.

“JKami memilih mengungsi ke rumah kerabat terdekat demi menjaga keselamatan,” kata Asmu’i, Sabtu (17/1/2026).

Sementara Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi mengatakan setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan mendapatakan laporan dari warga, pihaknya langsung menurunkan tim ke lokasi kejadian. Tim BPBD melakukan asesmen serta penanganan awal untuk memastikan keselamatan warga terdampak.

“Kemaren telah kami cek ke lokasi ternyata perkembangannya semakin meluas. Jadi hari ini kami terjunkan tim lagi ke lokasi untuk untuk mengetahui kondisi yang terdampak,” kata Akhmad Dhofir. 

Ia menyampaikan bahwa pergerakan tanah masih berpotensi terjadi sehingga warga diminta meningkatkan kewaspadaan.

Sementara data sementara yang terdampak sedikitnya sepuluh rumah warga mengalami kerusakan parah. Kekhawatiran akan potensi ambruk membuat warga berinisiatif menyelamatkan barang-barang berharga. Genteng, perabot rumah tangga, hingga perlengkapan lainnya dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Hingga saat ini, sebagian warga memilih mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Bahkan, ada pula warga yang mengungsi ke langgar berbahan kayu guna menghindari risiko yang lebih besar akibat pergerakan tanah.

BPBD Pamekasan masih melakukan pemantauan intensif di lokasi kejadian dan mengimbau warga untuk tetap waspada. Warga diminta segera melapor apabila retakan tanah semakin meluas, mengingat potensi pergerakan tanah masih dapat terjadi sewaktu-waktu. (Abdurrahman Fauzi)

Editor : 91


Komentar (0)

Silakan login untuk ikut berdiskusi.

Memuat...





BERITA LAIN


Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.