SIDOARJO - Suasana hangat pengajian Ramadhan terasa di Masjid Fatchurrochman, Dusun Pagar Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan yang menjadi bagian dari program “Blusukan Padhange Ati Ramadhan” yang tayang di JTV pada Selasa (24/02/26) ini menghadirkan tausiah dari KH. Imam Chambali dengan tema “Suasana di Alam Surga.”
Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an oleh Ustadz Eky Ahmad. Ayat yang dibacakan berasal dari Surah Al-Hijr ayat 47 yang menggambarkan keadaan orang-orang yang berada di surga.
Tidak Ada Dendam di Surga
Dalam tausiyahnya, KH Imam Chambali menjelaskan bahwa salah satu gambaran utama kehidupan di surga adalah hilangnya rasa dendam di dalam hati manusia. “Di dalam Surah Al-Hijr ayat 47 dijelaskan bahwa orang-orang di surga itu hatinya bersih dari dendam. Walaupun ketika di dunia mungkin pernah tidak cocok, di surga semua itu sudah dihilangkan oleh Allah,” jelasnya.
Baca Juga : Piala Walikota Surabaya 2026: Ajang Bergengsi Cetak Atlet Juara dan Wujudkan Surabaya Kota Sport Tourism
Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut berbeda dengan kehidupan di dunia yang sering dipenuhi perselisihan, baik dengan tetangga maupun keluarga. Karena itu, umat Islam dianjurkan mulai membersihkan hati sejak di dunia agar dapat merasakan kedamaian seperti di surga.
“Kalau ingin merasakan suasana seperti surga sejak di dunia, jangan suka bertengkar dengan tetangga, jangan iri dan dengki,” ujar KH Imam Chambali.
Kenikmatan Surga yang Tidak Terbayangkan
Baca Juga : BMKG Prediksi Jawa Timur Diguyur Hujan Merata Sejak Pagi Hari Ini
KH Imam Chambali juga menjelaskan bahwa berbagai kenikmatan di surga tidak dapat dibayangkan oleh manusia. Segala yang diinginkan oleh penghuni surga akan dipenuhi oleh Allah.
“Di surga itu apa yang diinginkan oleh hati manusia semuanya dipenuhi. Makanannya, minumannya, semuanya disediakan tanpa kesulitan,” kata KH Imam Chambali. Ia menggambarkan bahwa peralatan makan di surga digambarkan terbuat dari emas, menunjukkan betapa besarnya kenikmatan yang disediakan Allah bagi hamba-hamba-Nya yang beriman.
Tidak Ada Kesedihan dan Bencana
Selain kenikmatan yang melimpah, kehidupan di surga juga terbebas dari berbagai kesulitan yang sering dialami manusia di dunia. “Di surga tidak ada bencana, tidak ada penyakit, tidak ada orang yang susah. Semua yang ada di sana hanya merasakan kebahagiaan,” ungkap KH Imam Chambali.
Hal tersebut menjadi motivasi bagi umat Islam untuk memperbanyak amal kebaikan selama hidup di dunia agar dapat meraih kehidupan abadi yang penuh kebahagiaan tersebut.
Ramadhan Sebagai Jalan Menuju Surga
Baca Juga : Musrenbang RKPD 2027 Jatim, Khofifah Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif
Menurut KH Imam Chambali, bulan Ramadhan menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta membersihkan hati dari sifat iri, dengki, dan permusuhan.
“Yang penting bukan hanya membayangkan seperti apa surga itu, tetapi bagaimana caranya kita bisa masuk ke dalam surga,” tutur KH Imam Chambali. Ia mengajak jamaah untuk memanfaatkan Ramadhan sebagai kesempatan meningkatkan ibadah, menjaga akhlak, serta mempererat hubungan dengan sesama manusia.
Kegiatan pengajian kemudian ditutup dengan doa bersama agar seluruh jamaah diberikan kekuatan untuk menjalankan ibadah Ramadhan serta kelak dipertemukan kembali di surga yang dijanjikan Allah SWT. (Amellia Ciello)
Baca Juga : BMKG Prakirakan Jawa Timur Berawan hingga Hujan dengan Potensi Petir pada Awal Pekan
Editor : 39





























Memuat...