KABUPATEN MADIUN - Seorang anak berusia 4 tahun dilaporkan hilang secara misterius di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, pada Senin (13/4/2026) sore. Hingga kini, petugas gabungan bersama warga masih melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi terakhir korban terlihat.
Korban diketahui bernama Rizuka Putra Ramadhan. Ia dilaporkan hilang sekitar pukul 16.30 WIB saat berada di dekat rumahnya. Berdasarkan keterangan keluarga, korban terakhir kali terlihat ketika orang tuanya tengah mencuci pakaian.
Namun, setelah aktivitas tersebut selesai, korban sudah tidak berada di lokasi dan tidak diketahui keberadaannya.
Keluarga korban tampak terpukul atas kejadian ini dan terus berharap anaknya segera ditemukan dalam kondisi selamat. Saat terakhir terlihat, korban mengenakan baju putih dan celana pendek berbahan jeans.
Baca Juga : Kreatif Dan Bernilai Jual, Sejumlah Siswa MTs Sulap Sukun Dan Lele Jadi Abon Bergizi
“Saya berharap anak saya segera ditemukan. Kami sangat khawatir,” ujar Suwarni, ibu korban, dengan nada sedih.
Berdasarkan dugaan sementara, korban diduga terjatuh ke bekas galian C yang berada tidak jauh dari rumahnya. Lokasi tersebut memiliki kedalaman sekitar tiga meter dan terisi air.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Madiun, tim SAR, serta TNI dan Polri langsung melakukan pencarian di lokasi.
Baca Juga : Jembatan Antar Desa di Balerejo Ambles, Akses ke Ngawi Terputus
Kapolsek Saradan, AKP Koco Widodo, mengatakan pencarian difokuskan di area galian C yang diduga menjadi titik awal hilangnya korban.
“Kami bersama tim gabungan melakukan pencarian secara menyeluruh, baik di lokasi galian maupun di sekitar permukiman,” jelasnya.
Proses pencarian diawali dengan membersihkan tanaman kangkung yang menutupi permukaan air di bekas galian. Selain itu, petugas juga melakukan penyisiran secara manual di area darat sekitar rumah korban, termasuk persawahan hingga kebun jagung.
Baca Juga : Kejar Target 33,2 Juta KPM, Bapanas Pastikan Bantuan Pangan di Madiun Tetap lancar
Untuk memaksimalkan pencarian, BPBD menurunkan perahu karet serta menerapkan metode manuver “buring” guna membantu memunculkan objek yang diduga berada di dalam air.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan.
Editor : 96





























Memuat...