Industri perfilman Indonesia segera diramaikan oleh salah satu film internasional yang paling diperbincangkan tahun ini. Distributor lokal KlikFilm resmi menghadirkan Marty Supreme untuk tayang serentak di bioskop Tanah Air mulai Rabu, 25 Februari 2026.
Direktur KlikFilm, Frederica, menyebut kehadiran film ini sebagai pencapaian penting sekaligus pengalaman emosional bagi penonton di Indonesia.
“Kami bangga bisa menghadirkan Marty Supreme di layar lebar Indonesia. Film ini bukan hanya prestasi sinematik yang luar biasa, tetapi juga kisah yang sangat relevan dengan ambisi, mimpi, dan konsekuensi pilihan hidup,” ujar Frederica, Senin (23/2/2026).
Dominasi di Ajang Penghargaan Dunia
Film produksi studio independen A24 ini mencuri perhatian dunia setelah meraih sembilan nominasi di ajang Academy Awards 2026, di antaranya:
- Best Film (Film Terbaik)
- Director (Sutradara)
- Leading Actor (Aktor Utama)
- Supporting Actress (Aktris Pendukung)
- Cinematography (Sinematografi)
- Editing, Production Design, Costume Design, hingga Make Up & Hair.
Berbeda dari drama olahraga pada umumnya, Marty Supreme menawarkan pendekatan yang lebih gelap dan intens dengan fokus pada pergulatan psikologis karakter utamanya.
Transformasi Memukau Timothée Chalamet
Disutradarai oleh Josh Safdie yang berkolaborasi dengan penulis naskah Ronald Bronstein, film ini mengisahkan Marty Mauser, seorang pemuda ambisius yang berjuang menapaki kerasnya dunia tenis meja profesional di New York era 1950-an.
Penampilan Timothée Chalamet sebagai Marty menjadi sorotan utama. Berkat transformasi karakternya, ia berhasil meraih penghargaan Aktor Terbaik di Golden Globe Awards dan Critics' Choice Awards, serta masuk dalam nominasi Oscar kategori Aktor Utama. Film ini juga didukung jajaran pemain ternama seperti Gwyneth Paltrow, Tyler, the Creator, dan Odessa A'zion.
Lebih dari Sekadar Film Olahraga
Dalam film ini, olahraga bukan sekadar arena kompetisi, melainkan ruang pertarungan batin tentang obsesi dan harga diri. Marty Mauser digambarkan sebagai sosok yang berusaha keluar dari bayang-bayang keraguan orang lain. Namun, obsesi terhadap pengakuan perlahan menuntunnya pada pilihan-pilihan sulit yang menguras idealisme.
Marty Supreme menyoroti sisi rapuh manusia ketika ambisi berubah menjadi tekanan. Dengan kombinasi cerita yang kuat dan akting memukau, film ini diprediksi menjadi tontonan wajib bagi pecinta sinema di Indonesia pada awal tahun 2026. (Dea Angelina)
Editor : 39





























Memuat...