Selasa, 23 Desember 2025Surabaya, 28°C
Menu
Selamat Datang!
Masuk / Daftar
Ikuti Kami
PORTALJTV.COM @2022 | All Right Reseverd
Pencarian

BPBD Ngawi Imbau Waspada Bencana Hujan Deras Disertai Angin Kencang

Oleh : JTV Madiun
Senin, 13 April 2026 14:24
BPBD Ngawi Imbau Waspada Bencana Hujan Deras Disertai Angin Kencang
Partoyo Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi

NGAWI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi menyusul tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu bencana seperti angin kencang, pohon tumbang, hingga kerusakan infrastruktur, terutama pada masa peralihan musim dari penghujan ke kemarau atau pancaroba.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Ngawi, Partoyo, menjelaskan bahwa sejumlah wilayah memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi terhadap bencana angin kencang.

“Beberapa kecamatan seperti Ngawi, Geneng, dan Paron cukup rawan, terutama di sepanjang jalur nasional yang banyak terdapat pohon besar,” ujarnya.

Baca Juga :   Dampak Kenaikan Harga Bahan Baku, Produksi Kripik Tempe di Ngawi Menurun Drastis

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius karena berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar saat terjadi hujan deras disertai angin kencang.

BPBD Ngawi juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, hingga relawan kebencanaan untuk memastikan kesiapsiagaan jika sewaktu-waktu terjadi bencana.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk melakukan langkah antisipasi secara mandiri, seperti memangkas pohon di sekitar rumah yang berpotensi tumbang serta menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan dan angin kencang.

Baca Juga :   Kejari Ngawi Bidik Dua Kasus Dugaan Korupsi

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemangkasan pohon yang berisiko dan selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem,” tambah Partoyo.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, BPBD telah menyiagakan berbagai sarana dan prasarana selama 24 jam, termasuk kendaraan operasional serta peralatan evakuasi seperti gergaji mesin.

Masyarakat juga diminta untuk segera melaporkan jika terjadi bencana atau kondisi darurat melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) di wilayah masing-masing.

Baca Juga :   Boneka Hingga Cangkir, Tanda Unik Di Koper JCH Ngawi Jadi Sorotan Jelang Keberangkatan

Dengan kewaspadaan dan kesiapan bersama, diharapkan dampak bencana akibat cuaca ekstrem di Kabupaten Ngawi dapat diminimalisir.

Editor : 96


Komentar (0)

Silakan login untuk ikut berdiskusi.

Memuat...





BERITA LAIN


Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.