Selasa, 23 Desember 2025Surabaya, 28°C
Menu
Selamat Datang!
Masuk / Daftar
Ikuti Kami
PORTALJTV.COM @2022 | All Right Reseverd
Pencarian

Budidaya Ayam Sengkuni di Lahan Sempit, Hasilkan Omzet Rp30 Juta per Bulan

Oleh : JTV Madiun
Selasa, 28 April 2026 14:38
Budidaya Ayam Sengkuni di Lahan Sempit, Hasilkan Omzet Rp30 Juta per Bulan
Budidaya Ayam Sengkuni di Lahan Sempit, Hasilkan Omzet Rp30 Juta per Bulan

PONOROGO - Berawal dari delapan ekor ayam dan memanfaatkan lahan sempit di belakang rumah, seorang warga Ponorogo sukses mengembangkan budidaya ayam sengkuni dengan omzet mencapai Rp30 juta per bulan.

Adalah Suprapto, warga Wagir Kidul, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, yang menekuni usaha peternakan ayam sengkuni sejak enam bulan terakhir. Dari usaha rumahan sederhana, budidaya tersebut kini berkembang dengan penjualan yang disebut telah mencapai ribuan ekor.

Ayam sengkuni sendiri mulai dilirik pasar karena memiliki nilai jual tinggi, perawatan relatif mudah, serta masa panen yang cepat dibanding jenis ayam lain.

Awalnya hanya delapan ekor untuk coba-coba. Saya manfaatkan lahan kosong belakang rumah, ternyata berkembang dan permintaan terus ada,” ujar Suprapto.

Menurutnya, selain dijual kepada warga sekitar, ayam hasil ternaknya kini juga dipasarkan ke pelaku usaha kuliner sebagai pasokan daging ayam.

Dari usaha itu, Suprapto mengaku mampu meraup omzet hingga Rp30 juta per bulan. Capaian tersebut diraih seiring bertambahnya populasi ternak dan meluasnya jaringan pemasaran.

Sekarang pembeli bukan hanya warga sekitar, tapi juga ada yang untuk usaha kuliner. Dari situ penjualan terus bertambah,” tambahnya.

Keberhasilan usaha ini menjadi bukti keterbatasan lahan bukan hambatan untuk memulai bisnis peternakan yang menjanjikan. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah, usaha kecil dapat berkembang menjadi sumber penghasilan produktif.

Budidaya ayam sengkuni yang dijalankan Suprapto juga mulai dilirik sebagai peluang usaha alternatif, terutama bagi masyarakat yang ingin memulai usaha peternakan dengan modal dan lahan terbatas.

Editor : 96


Komentar (0)

Silakan login untuk ikut berdiskusi.

Memuat...






Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.