Selasa, 23 Desember 2025Surabaya, 28°C
Menu
Selamat Datang!
Masuk / Daftar
Ikuti Kami
PORTALJTV.COM @2022 | All Right Reseverd
Pencarian

Cuaca Ekstrem Landa Jawa Timur, Ini Langkah Antisipasinya

Selasa, 3 Maret 2026 14:45
Cuaca Ekstrem Landa Jawa Timur, Ini Langkah Antisipasinya
Ilustrasi cuaca esktrem. (Foto: Freepik)

SURABAYA - Hujan badai yang menerjang Surabaya pada Senin lalu tak hanya menumbangkan pohon di sejumlah titik, tetapi juga merenggut satu nyawa. Seorang pekerja dilaporkan tewas setelah terjebak di gondola saat angin kencang mengguncang gedung tempatnya bekerja. Peristiwa tersebut menjadi salah satu dampak nyata cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di Jawa Timur.

Kejadian itu sekaligus menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem yang datang mendadak tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga meningkatkan risiko keselamatan, terutama bagi pekerja lapangan dan pengguna jalan. Dalam kondisi hujan lebat disertai angin kencang, potensi pohon tumbang, baliho roboh, hingga gangguan listrik menjadi ancaman yang perlu diwaspadai.

Peningkatan cuaca ekstrem ini terjadi seiring mayoritas wilayah Jawa Timur memasuki masa peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau. Pada periode pancaroba, kondisi atmosfer cenderung lebih labil sehingga memicu perubahan cuaca secara cepat.

Fenomena tersebut dipengaruhi oleh sejumlah gangguan atmosfer, seperti Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby, serta dinamika atmosfer berfrekuensi rendah yang melintasi wilayah Indonesia. Selain itu, suhu muka laut di perairan selatan Jawa Timur yang masih hangat turut mendukung pertumbuhan awan konvektif. Kombinasi faktor tersebut meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat, yang kerap disertai petir dan angin kencang.

Baca Juga :   Akhir Pekan, BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Jawa Timur Dilanda Hujan Petir Disertai Angin Kencang

Menyikapi kondisi ini, BMKG Juanda mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan angin kencang pada periode 1–10 Maret 2026.

Untuk meminimalkan risiko saat cuaca ekstrem, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan melakukan sejumlah langkah antisipasi berikut:

1. Hindari lokasi rawan saat hujan dan angin kencang

Baca Juga :   Cuaca Ekstrem Landa Jawa Timur, Ini Langkah Antisipasinya

Saat hujan lebat disertai angin kencang, warga sebaiknya tidak berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar, baliho, maupun papan reklame. Struktur tersebut rentan roboh akibat terpaan angin, terutama ketika tanah sudah terlalu basah akibat hujan berkepanjangan sehingga pohon lebih mudah tumbang.

2. Siapkan payung atau jas hujan saat bepergian

Membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar rumah menjadi langkah sederhana namun penting untuk mengantisipasi hujan yang turun tiba-tiba. Perlindungan dari paparan hujan secara langsung membantu mencegah tubuh terlalu lama dalam kondisi basah, yang dapat menurunkan daya tahan tubuh.

Baca Juga :   Hujan Petir Diprediksi Melanda Hampir Seluruh Jawa Timur, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

3. Siapkan obat-obatan pribadi dan perlengkapan P3K

Memiliki persediaan obat-obatan pribadi serta kotak P3K di rumah penting untuk mengantisipasi kondisi darurat. Dengan persiapan tersebut, warga tidak perlu keluar rumah untuk membeli obat saat cuaca sedang buruk atau hujan lebat.

4. Jaga kondisi tubuh di musim pancaroba

Baca Juga :   Awal Pekan Pertama 2026, Sejumlah Wilayah Jawa Timur Berpotensi Dilanda Hujan Petir

Perubahan cuaca yang tidak menentu membuat daya tahan tubuh lebih mudah menurun. Demam, flu, dan sakit kepala kerap muncul pada masa pancaroba. Untuk itu, masyarakat dianjurkan menjaga kebugaran dengan istirahat cukup, rutin berolahraga, serta mengonsumsi makanan bergizi. (Luluk Listiani)

Editor : 39


Komentar (0)

Silakan login untuk ikut berdiskusi.

Memuat...





BERITA LAIN


Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.