JEMBER -
Peluncuran Program Griya Moderasi Beragama berlangsung di Masjid Muhammad Cheng Hoo, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Rabu siang (6/8). Program ini digagas oleh LP2M (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) UIN KHAS Jember dan melibatkan berbagai pihak, termasuk Kantor Urusan Agama (KUA), Griya Moderasi, serta unsur lintas agama seperti Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.
Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Hepni, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar wacana, melainkan aksi nyata dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan kerja sama lintas iman. Ia menyebut, program strategis ini akan menjadi embrio moderasi beragama yang implementatif di lingkungan civitas akademika UIN KHAS Jember.
Tak hanya bersifat teoritis, nilai-nilai keagamaan yang moderat juga dijalankan secara konkret. Peluncuran program ini ditandai dengan kegiatan penanaman pohon sebagai simbol kontribusi lintas agama terhadap bumi dan kemanusiaan. Prof. Hepni juga menekankan pentingnya kesinambungan kerja sama tersebut, bukan hanya sekadar aksi sesaat.
Sementara itu, Penyuluh Agama Kristen dari Kementerian Agama Jember, Yoseph Deswanto, mengapresiasi keterlibatan aktif lintas iman dalam gerakan ekoteologi yang menyentuh aspek spiritual sekaligus kepedulian lingkungan.
Kepala Pusat Moderasi Beragama LP2M UIN KHAS Jember, Shoni Rahmatullah Amrozi, menyatakan bahwa peluncuran ini merupakan awal dari rangkaian program jangka panjang. Menurutnya, nilai-nilai moderat yang penuh dengan cinta kasih, keadilan, kedamaian, dan kebersamaan akan terus digaungkan demi mewujudkan bumi yang toleran dan damai.
Editor : 94



















Memuat...