Selasa, 23 Desember 2025Surabaya, 28°C
Menu
Selamat Datang!
Masuk / Daftar
Ikuti Kami
PORTALJTV.COM @2022 | All Right Reseverd
Pencarian

Kebiasaan Minum Teh Setelah Makan Bisa Picu Anemia, Ini Penjelasannya

Sabtu, 11 April 2026 17:37
Kebiasaan Minum Teh Setelah Makan Bisa Picu Anemia, Ini Penjelasannya
Kebiasaan Minum Teh Setelah Makan Bisa Picu Anemia?

Minum teh setelah makan hingga kini masih menjadi kebiasaan yang umum di masyarakat Indonesia, terutama saat menyantap makanan seperti bakso. Namun, kebiasaan ini ternyata dapat berdampak pada kesehatan jika dilakukan terus-menerus.

Teh mengandung senyawa tanin yang dapat menghambat penyerapan zat besi dari makanan. Selain itu, teh juga mengandung kafein yang dalam beberapa literatur disebut memiliki efek serupa dalam mengganggu penyerapan nutrisi tertentu.

Menurut dr. Ihsanudin Qoth’i, konsumsi teh sebaiknya tidak dilakukan bersamaan dengan waktu makan.

“Minumnya air putih atau jeruk. Jika ingin minum teh, sebaiknya beberapa jam setelah makan, jadi harus ada jaraknya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa konsumsi teh setelah makan dapat menghambat penyerapan zat besi hingga 70-8 persen, angka yang tergolong tinggi dan berpotensi menyebabkan anemia defisiensi besi jika dilakukan dalam jangka panjang.

Menurut World Health Organization (WHO) angka kejadian anemia di seluruh dunia masih tinggi, diperkirakan sebanyak 1,3 milyar penduduk dunia menderita anemia dengan prevalensi sebesar 32,9%.

Hal ini menjadi perhatian, mengingat prevalensi anemia di Indonesia menyentuh angka yang mengkhawatirkan. Data tahun 2023 menunjukkan angka anemia mencapai 23,8% pada usia 0-4 tahun, 15,3% pada usia 5-14 tahun, dan 15,5% pada usia 15-24 tahun. Remaja putri termasuk kelompok rentan dengan prevalensi berkisar antara 18 hingga 29,3%.

Pendapat serupa disampaikan oleh dr. Ayman Alatas yang menyoroti tingginya kasus anemia pada perempuan Indonesia.

“Banyak perempuan Indonesia mengalami anemia, oleh karena itu jangan makan bersamaan dengan minum teh karena dapat menghambat penyerapan zat besi yang berpengaruh pada pembentukan hemoglobin,” jelasnya.

Selain teh, kopi juga mengandung polifenol yang dapat menghambat penyerapan zat besi hingga 60% sehingga kebiasaan langsung minum kopi setelah makan juga harus dihindari.

Sebagai alternatif, menurut dr. Ayman, minuman yang mengandung vitamin C seperti jeruk justru dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh, sehingga mengonsumsi es jeruk lebih disarankan.

Para ahli menyarankan agar masyarakat, khususnya remaja putri, mulai memperhatikan pola konsumsi sehari-hari dengan tidak mengonsumsi teh atau kopi bersamaan dengan waktu makan guna mencegah risiko anemia. (Mamluatus Salimah)

Editor : 39


Komentar (0)

Silakan login untuk ikut berdiskusi.

Memuat...





BERITA LAIN


Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.