Selasa, 23 Desember 2025Surabaya, 28°C
Menu
Selamat Datang!
Masuk / Daftar
Ikuti Kami
PORTALJTV.COM @2022 | All Right Reseverd
Pencarian

Menelusuri Jejak Kejayaan Madura di Museum Keraton Sumenep

Rabu, 4 Februari 2026 07:00
Menelusuri Jejak Kejayaan Madura di Museum Keraton Sumenep
museum keraton sumenep

SUMENEP - Di tengah hiruk-pikuk modernisasi Kota Sumenep, Museum Keraton Sumenep tetap berdiri kokoh sebagai simbol kemegahan sejarah yang tak lekang oleh waktu. Bangunan bersejarah ini bukan sekadar objek wisata, melainkan ruang memori kolektif bagi nilai-nilai budaya Madura yang terus dijaga lintas generasi.

Dengan tiket masuk yang sangat terjangkau—Rp5.000 untuk anak-anak dan Rp10.000 untuk dewasa—pengunjung sudah bisa mengeksplorasi setiap sudut keraton. Pengalaman wisata pun semakin lengkap dengan pendampingan pemandu yang siap menjelaskan detail sejarah Keraton Sumenep secara mendalam.

Harmoni Arsitektur Empat Budaya

Memasuki kawasan yang dahulu dikenal dengan nama Karaton Pajagalan ini, pengunjung akan disambut ornamen khas Madura berupa ukiran detail dan lukisan klasik. Dibangun pada abad ke-18, keraton ini merupakan satu-satunya istana peninggalan sejarah di Pulau Madura yang masih utuh hingga kini.

Baca Juga :   Menjelajahi Surabaya: 7 Tempat Unik yang Menyimpan Cerita, Budaya, dan Transformasi Kota

Keunikan utama Keraton Sumenep terletak pada arsitekturnya yang eklektik, memadukan unsur Eropa, Tiongkok, Jawa, dan Madura. Perpaduan ini mencerminkan keterbukaan Kerajaan Sumenep terhadap pengaruh luar pada masanya.

“Keraton ini dirancang oleh arsitek Tionghoa bernama Lauw Piango. Beliau juga sosok di balik rancangan Masjid Agung Sumenep yang letaknya hanya sekitar 100 meter dari sini,” jelas Ryan, salah satu pemandu museum.

Mitos Taman Sare dan Khasiat Tiga Pintu

Baca Juga :   Tetap Menjadi Favorit, Ratusan Ribu Wisatawan Kunjungi Banyuwangi Selama Libur Lebaran

Salah satu daya tarik yang paling memikat wisatawan adalah Taman Sare. Kolam dengan air jernih ini konon merupakan tempat pemandian para ratu di masa lalu. Uniknya, kolam ini memiliki tiga pintu masuk yang masing-masing dipercaya memiliki khasiat tertentu:

  1. Pintu Pertama: Dipercaya dapat membuat seseorang tetap awet muda.
  2. Pintu Kedua: Konon dapat mempermudah kemajuan karier dan kemapanan dalam pekerjaan bagi mereka yang melewatinya dengan tekad kuat.
  3. Pintu Ketiga: Dipercaya dapat meningkatkan iman, ketakwaan, serta memberikan ketenangan batin dan kebijaksanaan spiritual.

Sumenep: Sang Kota Keris

Selain kemegahan keraton, Sumenep memperkuat identitasnya sebagai "Kota Keris". Julukan ini lahir dari tradisi panjang para empu yang mewariskan keahlian menempa keris secara turun-temurun. Kualitas keris Sumenep tidak hanya diakui di dalam negeri, tetapi telah merambah hingga mancanegara karena nilai estetika dan filosofisnya yang tinggi.

Baca Juga :   Ledakan Wisata Lebaran 2026, Ekonomi Jawa Timur Diprediksi Melonjak

Kondisi keraton yang tetap asri dan terawat mendapat apresiasi dari pengunjung. “Uniknya, setiap sudut bangunannya terlihat benar-benar dirawat dan dijaga kelestariannya,” ungkap Wanda, salah satu pengunjung.

Melalui Keraton Sumenep, warisan budaya Madura membuktikan bahwa sejarah tidak sekadar tersimpan dalam buku, tetapi terus hidup di tengah masyarakat. Di tengah pesatnya modernisasi, Keraton Sumenep tetap berdiri sebagai simbol kebanggaan, menghubungkan masa lalu dengan masa depan yang gemilang. (*)

Editor : 39


Komentar (0)

Silakan login untuk ikut berdiskusi.

Memuat...





BERITA LAIN


Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.