Selasa, 23 Desember 2025Surabaya, 28°C
Menu
Selamat Datang!
Masuk / Daftar
Ikuti Kami
PORTALJTV.COM @2022 | All Right Reseverd
Pencarian

Menelusuri Jejak Manusia Purba Di Gua Lowo Sampung, Ponorogo

Minggu, 8 Februari 2026 09:12
Menelusuri Jejak Manusia Purba Di Gua Lowo Sampung, Ponorogo
Goa Lowo di Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo (Dok: Sayekti Milan)

PONOROGO - Di tengah hamparan hutan jati dan perbukitan batu gamping di Kecamatan Sampung, terdapat sebuah gua yang menyimpan jejak panjang peradaban manusia prasejarah, yakni Gua Lowo. Situs ini menjadi salah satu cagar budaya penting di Kabupaten Ponorogo.

Lokasi Gua Lowo berjarak sekitar satu kilometer dari jalan raya Sampung–Magetan. Untuk mencapainya, pengunjung harus menyusuri jalan setapak di antara rindangnya pepohonan jati.

Gua Lowo diketahui sebagai tempat hunian manusia modern pada masa Zaman Batu Madya hingga Zaman Batu Muda, sekitar 10.000 hingga 3.000 tahun sebelum Masehi.

“Jadi memang pada zaman pra sejarah, jadi manusia purba maupun manusia modern prasejarah itu memang mereka kan hidupnya ya nomaden, berpindah pindah. Jadi memanfaatkan celah celah seperti goa dan sebagainya untuk hunian. Nah kebetulan Goa Lawa Sampung itu termasuk, istilahnya kalau dilihat dari luasnya itukan sekitar 23 meter, lalu disitu pencahayaannya juga baik, berada didekat sungai, nah itu merupakan tempat ideal untuk hunian manusia purba maupun manusia prasejarah,” ucap Sugeng Prayitno, Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Ponorogo

Baca Juga :   Anggaran Desa Terbatas, Kades Sidoharjo Ponorogo Berharap Bantuan Jembatan untuk Warga Karangsengon

Menurutnya, Gua Lowo Sampung merupakan lokasi yang ideal untuk hunian karena memiliki luas sekitar 23 meter, pencahayaan alami yang baik, serta berada dekat dengan sumber air berupa sungai.

Sejak pertama kali diteliti pada tahun 1926, para arkeolog menemukan berbagai artefak di dalam gua tersebut. Temuan itu meliputi tembikar, keramik, serta peralatan berbahan tulang yang dikenal dengan istilah Sampung Bone Culture.

Artefak-artefak tersebut menunjukkan bahwa manusia penghuni Gua Lowo telah mengenal teknologi sederhana dan memiliki pola hidup semi nomaden, dengan aktivitas berburu serta mulai mengenal bercocok tanam.

Baca Juga :   Tak Punya Jembatan, Anak Sekolah Di Karangsengon Terpaksa Digendong Menyebrang Sungai

Menariknya, di dalam gua juga ditemukan pola pemakaman yang unik, yakni posisi kerangka manusia dalam keadaan terlipat. Pola ini berbeda dengan sistem pemakaman manusia pada masa modern.

Hingga kini, sebagian artefak Gua Lowo tersimpan di berbagai lokasi, sementara pemerintah daerah terus merumuskan langkah-langkah pelestarian serta pengembangan wisata berbasis sejarah dan edukasi.

Di tengah keterbatasan akses menuju lokasi, Gua Lowo tetap menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menelusuri jejak awal peradaban manusia di Ponorogo. (Yona Salma)

Baca Juga :   Makin Pedas! Harga Cabai Rawit Melejit Hingga Seratus Ribu Per Kilo

Editor : 31


Komentar (0)

Silakan login untuk ikut berdiskusi.

Memuat...





BERITA LAIN


Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.