PASURUAN - Seorang pencari ikan menggunakan alat setrum ditemukan meninggal dunia di Kali Kunir, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (28/2/2026) pagi. Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Jumat siang.
Korban diketahui bernama Sayidi (58), warga Dusun Sebani, Desa Sebani, Kecamatan Pandaan. Ia pamit kepada keluarga untuk mencari ikan pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung pulang dan tidak dapat dihubungi.
Keluarga yang khawatir kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Menindaklanjuti laporan itu, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Pasuruan, Basarnas, Koramil Pandaan, serta relawan diterjunkan untuk melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.
Pencarian dilakukan dalam dua tahap dengan membagi tim ke arah hilir dan hulu sungai. Pada hari pertama, upaya penyisiran belum membuahkan hasil.
Baca Juga : Pencari Ikan Pakai Setrum Ditemukan Tewas di Kali Kunir Pandaan
“Kami menerima laporan pada Jumat malam sekitar pukul 23.30 WIB terkait kecelakaan air di Desa Sebani, Kecamatan Pandaan. Kami langsung meluncurkan tim TRC ke lokasi dan berkoordinasi dengan keluarga, pemerintah desa, serta kecamatan setempat. Tim melakukan penyisiran di sepanjang sungai, namun hasilnya masih nihil,” ujar Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariadi.
Pencarian dilanjutkan pada Sabtu pagi dengan memperluas area penyisiran hingga korban berhasil ditemukan.
“Pagi tadi, di bawah komando Basarnas, Alhamdulillah pada pukul 08.55 WIB korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” terang Sugeng.
Baca Juga : Hari Kedua, Pencarian Bocah SMP Tenggelam di Bengawan Solo Diperluas
Setelah ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi menuju rumah duka untuk dimakamkan.
Petugas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area sungai. Penggunaan alat setrum ikan juga diketahui berisiko tinggi karena memanfaatkan arus listrik di dalam air yang dapat membahayakan keselamatan. (*)
Editor : 36





























Memuat...