KOTA MALANG - Hubungan antara makanan dan kanker memang tidak selalu sederhana. Banyak faktor seperti genetik dan lingkungan sulit dikendalikan, namun pola makan sehari-hari termasuk hal yang bisa diatur untuk menurunkan risiko.
Beberapa jenis makanan dan minuman diketahui dapat meningkatkan risiko kanker jika dikonsumsi berlebihan. Di antaranya alkohol, daging olahan seperti sosis dan nugget, daging merah yang dibakar dengan suhu tinggi, ikan asin, serta minuman manis dan bersoda yang dapat memicu obesitas. Selain itu, paparan zat karsinogenik—zat yang dapat merusak sel tubuh—juga perlu diwaspadai.
Meski paparan tersebut tidak selalu langsung menyebabkan kanker, mengurangi konsumsinya tetap penting. Pencegahan bisa dimulai dengan memperbanyak makan buah, sayur, dan makanan berserat, rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, menghindari rokok dan alkohol, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Baca Juga : Kenali Gejala dan Cara Mengendalikan Asam Lambung
Rutin berolahraga Menjaga berat badan ideal merupakan kunci untuk mencegah kanker. Selain dengan konsumsi makanan sehat, menjaga berat badan juga dapat ditempuh dengan rutin berolahraga. Dalam sebuah penelitian juga dinyatakan bahwa aktif secara fisik dapat menurunkan risiko kanker sebanyak 10–20%. Anda boleh melakukan olahraga apa pun yang disukai. Namun, pastikan untuk melakukannya dengan rutin, minimal selama 30 menit dalam sehari.
Langkah sederhana hari ini dapat membantu menurunkan risiko kanker di masa depan. (Prakerin-Mido)
Editor : 90





























Memuat...