Selasa, 23 Desember 2025Surabaya, 28°C
Menu
Selamat Datang!
Masuk / Daftar
Ikuti Kami
PORTALJTV.COM @2022 | All Right Reseverd
Pencarian

Ratusan Rumah dan Sekolah di Sumenep Rusak Akibat Cuaca Ekstrem

Oleh : JTV Madura
Selasa, 3 Februari 2026 15:51
Ratusan Rumah dan Sekolah di Sumenep Rusak Akibat Cuaca Ekstrem
Bangunan rumah di Sumenep yang mengalami kerusakan. (Foto: Fawas Irfani).

SUMENEP - Cuaca ekstrem melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Minggu sore, 1 Januari 2026, mengakibatkan sedikitnya 188 bangunan mengalami kerusakan, mulai dari rumah warga, fasilitas pendidikan, hingga tempat ibadah.

Ketua Pelaksana BPBD Sumenep, Achmad Laily Maulidy mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan menerjang tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pragaan, Guluk-Guluk, dan Bluto. Dampak terparah tercatat di Kecamatan Pragaan.

"Di Kecamatan Pragaan, tepatnya di Desa Karduluk, sebanyak 178 bangunan dilaporkan rusak dengan kategori ringan hingga berat. Bangunan terdampak meliputi rumah warga, satu unit sekolah, serta satu masjid," kata Achmad Maulidy, Selasa (3/2/2026). 

Sementara itu, di Kecamatan Guluk-Guluk ada lima rumah warga dan dua kios mengalami kerusakan ringan. Selain itu, satu unit sekolah dilaporkan mengalami kerusakan sedang.

Baca Juga :   Harga Daging Sapi di Pasar Anom Sumenep Naik Jelang Lebaran

Cuaca ekstrem juga berdampak di Kecamatan Bluto. Di Desa Pakandangan Barat, sebuah pohon besar roboh akibat angin kencang dan menimpa dua rumah warga. Tidak hanya itu, satu unit mobil dan lima sepeda motor dilaporkan rusak karena tertimpa pohon tersebut.

Ia menuturkan bahwa data kerusakan yang diterima saat ini masih bersifat sementara dan berdasarkan laporan awal dari masyarakat. BPBD Sumenep masih terus melakukan asesmen lanjutan di seluruh wilayah terdampak untuk memastikan tingkat kerusakan dan kebutuhan penanganan.

Pihaknya juga telah mengajukan penetapan status tanggap darurat kepada Bupati Sumenep untuk masa waktu 14 hari. 

Baca Juga :   Ribuan Calon Jemaah Haji Sumenep Ikuti Manasik Haji Tingkat Kabupaten

"Saat ini, kami mengerahkan sembilan personel di Kecamatan Pragaan, empat personel di Kecamatan Guluk-Guluk, serta enam personel di Kecamatan Bluto guna melakukan penanganan darurat dan pendataan lanjutan," ujarnya. 

Masyarakat diimbau tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah Kabupaten Sumenep dan sekitarnya. (Fawas Irfani).

Baca Juga :   Bangunan Sekolah Terbengkalai di Sumenep Ambruk, Beruntung Tidak Ada Korban Jiwa

Editor : 91


Komentar (0)

Silakan login untuk ikut berdiskusi.

Memuat...





BERITA LAIN


Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.