Selasa, 23 Desember 2025Surabaya, 28°C
Menu
Selamat Datang!
Masuk / Daftar
Ikuti Kami
PORTALJTV.COM @2022 | All Right Reseverd
Pencarian

Tak Punya Jembatan, Anak Sekolah Di Karangsengon Terpaksa Digendong Menyebrang Sungai

Oleh : JTV Madiun
Kamis, 12 Februari 2026 13:30
Tak Punya Jembatan, Anak Sekolah Di Karangsengon Terpaksa Digendong Menyebrang Sungai
Tak Punya Jembatan, Anak Sekolah Di Karangsengon Terpaksa Digendong Menyebrang Sungai

PONOROGO - Kondisi memprihatinkan terjadi di Dukuh Karangsengon, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Selama bertahun-tahun, sejumlah anak sekolah terpaksa digendong orang tua mereka untuk menyeberangi sungai karena tidak adanya jembatan penghubung. Tak jarang warga terpeleset saat melintasi sungai dengan dasar yang licin.

Setiap hari, pemandangan anak-anak digendong menembus arus sungai menjadi hal biasa di dukuh tersebut. Demi bisa bersekolah, mereka harus menyeberangi sungai yang menjadi satu-satunya akses menuju fasilitas pendidikan.

Kondisi ini terjadi sejak tahun 2006, setelah jembatan bambu atau jembatan sesek yang sebelumnya digunakan warga hanyut terbawa arus sungai. Sejak saat itu, belum ada pembangunan jembatan permanen di lokasi tersebut.

Akibatnya, warga terpaksa mempertaruhkan keselamatan setiap hari, baik untuk bekerja maupun mengantar anak ke sekolah. Saat hujan turun dan debit air meningkat, anak-anak bahkan tidak bisa berangkat sekolah karena arus sungai menjadi semakin deras dan membahayakan.

Soiman, salah satu warga, mengaku setiap hari harus menggendong anaknya yang masih duduk di bangku PAUD untuk menyeberang. Ia melakukan hal tersebut agar sang anak tetap bisa mengenyam pendidikan meski dengan segala keterbatasan.

Sementara itu, Katijem, warga lainnya, mengaku pernah terpeleset saat menyeberangi sungai. Akibat kejadian tersebut, kini ia harus berjalan menggunakan tongkat untuk beraktivitas.

Saat ini, di Dukuh Karangsengon hanya tersisa enam kepala keluarga. Jumlah itu menurun drastis dibanding sebelumnya yang hampir mencapai dua puluh kepala keluarga. Sebagian warga memilih pindah karena lokasi yang semakin terisolir dan minim akses.

Warga berharap pemerintah segera memberikan perhatian dengan membangun jembatan permanen agar akses pendidikan dan keselamatan masyarakat lebih terjamin.

Editor : 96


Komentar (0)

Silakan login untuk ikut berdiskusi.

Memuat...





BERITA LAIN


Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.